Kamis, 16 April 2015

OBSERVASI BLOG PENJUALAN BATU AKIK


OBSERVASI BLOG PENJUALAN BATU AKIK

Muhammad Ruslan

Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jl. Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut 44151 Indonesia
Email : jurnal@sttgarut.ac.id


Abstrak - Batu Akik adalah sebutan untuk batu cincin yang bukan termasuk dalam kategori batu Mulia. Di masyarakat rumpun Melanesia (khusunya Indonesia dan Malaysia), batu Akik ini menyimpan misteri berbagai macam mitos terkait dengan keberadaannya sebagai batu alam, yang akhirnya bisa menjadi komoditi bisnis, baik bisnis supranatural maupun non supranatural. Bicara mengenai gaya hidup artinya juga berbicara soal trend yang mengikuti perkembangan zaman. Tentu saja tidak bisa dinafikan keberadaan perhiasan sebagai pernak-perniknya. Seperti cincin, kalung, gelang, anting dan sejenisnya. Perhiasan bukan hanya emas dan perak, namun ada juga beberapa perhiasan yang terbuat dari batu mulia atau batu permata yang lebih dikenal sebagai batu akik.
Kata Kunci – batu akik












BAB I
PENDAHULUAN

Bicara mengenai gaya hidup artinya juga berbicara soal trend yang mengikuti perkembangan zaman. Tentu saja tidak bisa dinafikan keberadaan perhiasan sebagai pernak-perniknya. Seperti cincin, kalung, gelang, anting dan sejenisnya. Perhiasan bukan hanya emas dan perak, namun ada juga beberapa perhiasan yang terbuat dari batu mulia atau batu permata yang lebih dikenal sebagai batu akik.
Akhir-akhir ini, trend memakai perhiasan yang dihiasi batu akik sedang marak di kalangan masyarakat luas dan juga kaum muda. Batu akik adalah jenis batu permata yang berasal dari campuran mineral alam. Batuan jenis ini memiliki komposisi kimia alam yang berbeda-beda. Komposisi yang dikandungnya ini mempengaruhi struktur kristal di dalamnya, sehingga mempengaruhi tingkat kepadatan masing-masing batu. Dalam pengklasifikasiannya digunakan Skala Mohs dari 1 sampai 10. Batu akik adalah istilah yang dipakai untuk mengklasifikasikan batu permata dengan skala Mohs di bawah 7,5. Sebelum menjadi batu permata, batu mulia harus di poles terlebih dahulu sebelum dijadikan perhiasan. Jenis batuan ini diminati oleh para kolektor dan mempunyai harga jual yang tinggi.
BAB II LANDASAN TEORI

2.1 Definisi Tabel Frekuensi

Tabel Frekuensi adalah tabel yang menyajikan hasil percobaan dengan seluruh kemungkinan dinyatakan dengan variabel (angka-angka) disertai dengan frekuensi dan nilai probabilitas.

2.2 Kelas
Kelas ( Class ) Pengelompokan individu atau item dari data ( Class ) yang diobservasi kedalam batas – batas nilai tertentu

2.3  Batas kelas
Bilangan – bilangan yang membatasi kelas – kelas ( class limit ) tertentu, yang memiliki 2 macam pengertian:
a. Batas Kelas / ujung kelas ( State Class Limit ) yaitu bilangan - bilangan yang tertera didalam suatu distribusi frekeuensi yang membatasi kelas – kelas tertentu yang terdiri dari :
·         Batas bawah kelas / Ujung bawah kelas (Lower State Class limit/ LCL) Adalah bilangan yang paling kecil yang membatasi kelas tertentu.
·         Batas atas kelas/Ujung atas kelas (Upper State Class limit/ UCL) Bilangan yang paling besar yang membatasi kelas tertentu.
b. Batas kelas sebenarnya / Tepi kelas ( Class Boundaries ) yaitu bilangan:
·         Batas bawah kelas sebenarnya/tepi bawah kelas ( Lower Class Boundaries / LCB ) Bilangan yang diperoleh dari rata-rata ujung atas kelas sebelumnya dengan ujung bawah kelas yang bersangkutan.
·         Batas atas kelas sebenarnya/tepi atas kelas ( Upper Class Boundaries / UCB ) Bilangan yang diperoleh dari rata-rata ujung atas kelas yang bersangkutan dengan ujung bawah kelas yang berikutnya.

2.4 Panjang kelas
Panjang kelas /Lebar kelas / Ukuran Kelas ( Class interval / Class Size ) à Ci Bilangan – bilangan yang menunjukkan panjang / lebar / ukuran dari tiap – tiap kelas yang diperoleh dengan cara mengurangkan batas bawah kelas berikutnya dengan batas kelas yang bersangkutan.

2.5 Frekuensi
Angka yang menunjukkan banyaknya data individual yang terdapat dalam satu kelas.

2.6 Nilai tengah                
Nilai tengah/ titik tengah/tanda kelas ( Midpoint / Class Mark ) adalah  bilangan – bilangan yang dapat mewakili kelas – kelas tertentu yang diperoleh dengan jalan atau cara merata – ratakan batas kelas yang bersangkutan.

2.7 Histogram
Suatu bentuk grafik distribusi frekuensi yang merupakan batang – batang yang disusun secara berderet tanpa jarak yang menggambarkan tinggi frekuensi tiap kelas

2.8 Poligon ( Polygon )
Suatu bentuk Grafik distribusi frekuensi yang merupakan garis patah – patah yang menghubungkan titik tengah histogram tiap kelasnya

BAB III
KERANGKA KERJA KONSEPTUAL
  1. Pengumpulan data
  2. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melihat data pengunjung blog
  3. Merekap Data
  4. Setelah data nilai tersebut terkumpul, kemudian data tersebut direkap.
  5. Pembuatan Tabel Distribusi Frekuensi
  6. Penghitungan ukuran nilai.
  7. Penghitungan modus, median, dan mean
  8. Penghitungan ukuran letak, desil dan presenti











BAB IV
HASIL PEMBAHASAN
4.1 Data diambil dari pengunjung blog
No.
Tanggal
Penayangan / Hari
Total Penayangan
Keterangan


2
01/03/2015
3
3
membuat blog



3
02/03/2015
5
8
Promosi lewat medsos (grup Facebook)



4
03/03/2015
10
18
Posting 5 gambar

Promosi lewat Media Sosial (Facebook)



5
04/03/2015
3
21
Posting 6 gambar

Promosi lewat Media Sosial (Facebook)



6
05/03/2015
2
23
Promosi lewat Media Sosial (Facebook)







7
06/03/2015
0
23








8
07/03/2015
5
28
Posting 07 gambar

Merubah Menu + Drop Menu

Promosi lewat broadcast bbm





9
08/03/2015
50
78
Posting 05 gambar

Promosi lewat Media Sosial (Facebook)







10
09/03/2015
27
105
Promosi lewat Media Sosial (twitter)









11
10/03/2015
36
141
Posting 2 gambar

Promosi lewat Media Sosial (path)











12
11/03/2015
96
237
Posting 07 gambar

Promosi lewat Media Sosial (Facebook)













13
12/03/2015
0
237
















14
13/03/2015
10
247
Posting 03 Artikel

Menambahkan Drop menu Shounen, Slice of Life pada menu GENRE


Promosi lewat Media Sosial (Facebook)











15
14/03/2015
18
265
Posting 05 Artikel

Menambahkan Drop Menu Sports, Super Power, Supernatural, Magic pada Menu GENRE



Promosi lewat Media Sosial (Facebook)











16
15/03/2015
0
265
Posting 04 Artikel

Menambahkan Drop Menu Horror, Mystery pada Menu GENRE


Promosi lewat Media Sosial (Facebook)













17
16/03/2015
0
265
Posting 04 Artikel

Menambahkan Drop Menu Psychological pada Menu GENRE


Promosi lewat Media Sosial (Facebook)













18
17/03/2015
27
292
Posting 01 Artikel

Menambahkan Drop menu Parody pada Menu GENRE


Promosi lewat Media Sosial (Facebook)













19
18/03/2015
57
349
Promosi lewat Media Sosial (Facebook)



















20
19/03/2015
15
364
Daftar Adsense

Promosi lewat Media Sosial (Facebook)

















21
20/03/2015
10
374
Promosi lewat Media Sosial (Facebook)



















22
21/03/2015
6
380
Posting 05 Artikel

Menambahkan Drop Menu Mecha, Vampire pada Menu GENRE


Adsense tidak disetujui :(

Promosi lewat Media Sosial (Facebook)











23
22/03/2015
0
380
Posting 05 Artikel

Promosi lewat Media Sosial (Facebook)

















24
23/03/2015
28
408
Posting 05 Artikel

Promosi lewat Media Sosial (Facebook)















25
24/03/2015
25
433
Posting 02 Artikel

Promosi lewat Media Sosial (Facebook)















26
25/03/2015
29
462
Posting 03 Artikel

















27
26/03/2015
32
494
Posting 01 Artikel

Promosi lewat Media Sosial (Facebook)

















28
27/03/2015
2
496
Daftar Ulang Adsense



















29
28/03/2015
3
499
Posting 01 Artikel

Merubah Template Blog

Merubah Menu + Drop Menu

Masih Tidak Disetujui oleh Adsense :(













30
29/03/2015
6
505
Posting 03 Artikel

Promosi lewat Media Sosial (Facebook)















31
30/03/2015
8
513
Posting 03 Artikel



















32
31/03/2015
25
538




















33
01/04/2015
9
547


















34
02/04/2015
12
559


















35
03/04/2015
15
574




















36
04/04/2015
15
589




















37
05/04/2015
17
606




















38
06/04/2015
18
624
















39
07/04/2015
5
629








40
08/04/2015
16
645








41
09/04/2015
6
651






42
10/04/2015
7
658








JUMLAH PENAYANGAN / HARI
3
5
10
3
2
0
5
50
27
36
96
0
10
18
0
0
27
57
15
10
6
0
28
25
29
32
2
3
6
8
25
9
12
15
15
17
18
5
16
6
7
5


B. Tabel Distribusi Frekuensi
            Tabel Ini untuk menentukan nilai maksimal, nilai minimal, nilai Range, banyaknya kelas dan interval. Dibawah ini sudah di tentukan ,

Data yang di atas ini di rekap dalam tabel.
JUMLAH DATA
MIN
MAX
RANGE
KELAS
INTERVAL


42
0
96
96
6
16,0

2^6 = 64

64 > 42


C. Table Distribusi Frekuensi Relatif
          Tabel ini di peroleh nilai tepi bawah, tepi atas, frekuesnsi dan frekuensi relatif.
TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI RELATIF

Tepi Bawah
Tepi Atas
Frekuensi
Frekuensi Relatif


0
15,9
27
64%

16,0
31,9
10
24%

32,0
47,9
2
5%

48,0
63,9
2
5%

64,0
79,9
0
0%

80,0
96
1
2%












D, Tabel Distribusi Kumulatif
            Tabel ini untuk menentukankuran dari dan lebih dari data yang di atas dan menentukan frekuensi kumulatif nya.
TABEL DISTRIBUSI KUMULATIF
Kurang Dari
Frekuensi Kumulatif

Lebih Dari
Frekuensi Kumulatif

< 0
0

> 0
42
 < 15,95
27

 > 15,95
15
< 31,95
37

> 31,95
5
< 47,95
39

> 47,95
3
<63,95
41

> 63,95
0
< 89,95
41

> 89,95
0
< 96
42

> 96
0


E.   Histogram Frekuensi
Data ini untuk menetukan frekuensi dari data yang diatas.
HISTOGRAM FREKUENSI

Tepi Bawah
Tepi Atas
Batas Bawah
Batas Atas
Frekuensi
Frekuensi Relatif


0
15,9
0
15,95
27
64%

16,0
31,9
15,95
31,95
10
24%

32,0
47,9
31,95
47,95
2
5%

48,0
63,9
47,95
63,95
2
5%

64,0
79,9
63,95
89,95
0
0%

80,0
96
89,95
96
1
2%












Dan di peroleh grafik Histogram
F.   Poligon Frekuensi
Data ini untuk menetukan Nilai tengah dari tepi bawah dan tepi atas.
POLIGON FREKUENSI

Tepi Bawah
Tepi Atas
Nilai Tengah
Frekuensi




0
0

0,0
15,9
15,90
27

16,0
31,9
23,95
10

32,0
47,9
39,95
2

48,0
63,9
55,95
2

64,0
79,9
71,95
0

80,0
96
88,00
1



96
0










Dan  poligon grafik nya

 


G.  Ogif Frekuensi
Data ini menetukan kuran dari i data di atas.

 

Data ini menetukan lebih dari i data di atas.



















4.2   Penyajian Data Terpusat/Numerik
Batas Bawah
Batas Atas
Frekuensi
Frekuensi Kumulatif


0
15,95
27
27

15,95
31,95
10
37

31,95
47,95
2
39

47,95
63,95
2
41

63,95
89,95
0
41

89,95
96
1
42


a.      Mean

L
i
n
F
f
d1
d2
42 : 2 = 21
16
42
27
10
10
-2
15,95

b.              Median dan modus
Med
Mod
23,9500
30,4955


d.  Ukuran Letak
1.         Kuartil
Kuartil, membagi data menjadi seperempat bagian yang sama untuk data terurut
Diketahui
Kuartil1
Kuartil2
Kuartil3
5
10
25

2.                   Desil
Desil, sekelompok data terurut terbagi menjadi 10 bagian yang sama. Karena desil itu membagi letaknya menjadi 10, maka untuk pembahasan kali ini hanya akan diberikan contohnya desil 1-3 saja.
Desil1
Desil2
Desil3
-27,32
-25,72
-24,12


c.                           Persentil
Persentil, sekelompok data terurut terbagi menjadi 100 bagian yang sama. Karena persentil itu membagi letaknya  dari 100, maka untuk pembahasan kali ini hanya akan diberikan contohnya persentil 1-3 saja.
Persentil1
Persentil2
Persentil3
-21,272
-19,672
-18,072


Data pengunjung perhari

 




BAB V
PENUTUP
5.1 KESIMPULAN/SARAN
Berdasarkan hasil analisis current system atau sistem yang sedang berjalan, prosedur penngunjung yang menjadi kekurangan dari sistem yang sedang berjalan ialah dalam Penilaian yang tidak efektif, karena masih menggunakan pekerjaan secara manual.
Jadi, berdasrakan data  yang ada di sekolah dapat dihasilkan data distribusi frekuensi relative, distribusi frekuensi kumulatif, hidtogram frekuensi, polygon, dan ogif. Sedangkan berdasarkan ukuran numerik dalah sebagai berikut:
5.1 Daftar Pustaka
                





ljkhuahfhakehfahw