Kamis, 21 Mei 2015

deret berkala harapan rakyat indonesia



Deret Berkala Harapan Hidup Penduduk Indonesia 2009-2012
dan Peramalan Harapan Hidup Penduduk Garut 2016
Muhamad Ruslan (1306089)

Teknik Informatika
Sekolah Tinggi Tekhnologi Garut (STTG)
Jalan Mayor Syamsu No. 2,Telp. (0262) 232773, Tarogong Kidul – Garut 44151
1306048@sttgarut.ac.id
2015



ABSTRAK

Deret waktu adalah kumpulan data-data yang merupakan data historis dalam suatu periode waktu tertentu. Data yang dapat dijadikan deret waktu harus bersifat kronologis, artinya data harus memiliki periode waktu yang berurutan.
            Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui deret berkala dan peramalan mengenai data persentase harapan hidup penduduk Garut. Penelitian ini dimaksudkan agar dengan permalan mengenai data terebut adalah agar kita dapat mengetahui kenaikan harapan hidup daerah Garut untuk dijadikan acuan dari tingkat kesejahteraan penduduk Indonesia dari tahun ketahun.


BAB I
PENDAHULUAN




1.1  Latar Belakang

Deret waktu (time series) dapat digunakan oleh suatu manajemen sebagai landasan untuk membuat keputusan baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang. Karena biasanya kejadian di masa yang lalu akan berlanjut di masa yang akan datang.
Deret waktu adalah kumpulan data-data yang merupakan data historis dalam suatu periode waktu tertentu. Data yang dapat dijadikan deret waktu harus bersifat kronologis, artinya data harus memiliki periode waktu yang berurutan.
Yang akan dibahas kali ini adalah mengenai data  harapan hidup penduduk di daerah Kabuten Garut. Mengapa ini menjadi salah satu topik yang menarik untuk dibahas karena dengan mengetahui harapan hidup penduduk Garut itu dapat menigkat.
Kata Kunci: Persentase, harapan hidup, Inndonesia, trend, linear, kuadrat, eksponen

1.2  Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang yang di uraikan, maka permasalahan yang akan diidentifikasi dalam makalah ini yaitu:
1.      Bagaimana mencari berapa harapan hidup di Indonesia dalam trend linear?
2.      Bagaimana mencari berapa harapan hidup di Indonesia dalam trend kuadrat?
3.      Bagaimana mencari berapa harapan hidup di Indonesia dalam trend eksponen?
4.      Bagaimana memilih trend terbaik yang sesuai dengan harapan?



1.3  Tujuan Masalah

Adapun tujuan penulisan makalah ini, yaitu untuk mengetahui:
1.      Berapa harapan hidup di Indonesia dalam trend linear
2.      Berapa harapan hidup di Indonesia t dalam trend kuadrat
3.      Berapa harapan hidup di Indonesia t dalam trend eksponen
4.      Memilih trend terbaik yang sesuai dengan harapan






BAB II
LANDASAN TEORI

Deret waktu (time series) dapat digunakan oleh suatu manajemen sebagai landasan untuk membuat keputusan baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang. Karena biasanya kejadian di masa yang lalu akan berlanjut di masa yang akan datang.
Deret waktu adalah kumpulan data-data yang merupakan data historis dalam suatu periode waktu tertentu. Data yang dapat dijadikan deret waktu harus bersifat kronologis, artinya data harus memiliki periode waktu yang berurutan.

·         Trend Linier

Sering kali data deret waktu jika digambarkan ke dalam plot mendekati garis lurus. Deret waktu seperti inilah yang termasuk dalam trend linier.  Persamaan trend linier adalah sebagai berikut:
Yt = a + bt
Di mana Yt menunjukkan nilai taksiran Y pada nilai t tertentu. Sedangkan a adalah nilai intercept dari Y, artinya nilai Yt akan sama dengan a jika nilai t = 0. Kemudian b adalah nilai slope artinya besar kenaikan nilai Yt pada setiap nilai t. Dan nilai t sendiri adalah nilai tertentu yang menunjukkan periode waktu.


Metode Least Square

Untuk menentukan nilai Yt pada trend linier, kita dapat menggunakan metode least square. Persamaan umum least square adalah:  Yt = a + bt
Dengan nilai a dan b diperoleh dari formula:

·         Trend Kuadratik

Jika trend linier merupakan deret waktu yang berupa garis lurus, maka trend kuadratik merupakan deret waktu dengan data berupa garis parabola.
                  
Periode

Persamaan untuk trend kuadratik adalah: Yt =  a + bt + ct2

·         Trend Eksponensial

Untuk mengukur sebuah deret waktu yang mengalami kenaikan atau penurunan yang cepat maka digunakan metode trend eksponensial. Dalam metode ini digunakan persamaan:  Yt = a . bt
Tetapi dalam melakukan perhitungannya, persamaan di atas dapat diubah dalam bentuk semi log sehingga memudahkan untuk mencari nilai a dan b.
e

·         Memilih Trend Terbaik

Untuk membuat suatu keputusan yang akan dilakukan di masa yang akan datang berdasarkan deret waktu diperlukan suatu metode peramalan yang paling baik sehingga memiliki nilai kesalahan yang cenderung kecil. Terdapat beberapa cara untuk menentukan metode peramalan mana yang akan dipilih sebagai metode peramalan yang paling baik. Antara lain mean square error (MSE), mean absolute error (MAE) dan mean absolute percentage error (MAPE). Berikut adalah formula untuk MSE, MAE dan MAPE:




BAB III
KERANGKA KERJA




Dalam penelitian kali ini kerangka kerja yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1.      Memilih topik
2.      Menentukan dan mengetahui kebutuhan informasi menegenai topik tersebut
3.      Membuat analisis mengenai trend yang dapat dilakukan
4.      Memilih trend terbaik
5.      Membuat laporan penelitian




BAB IV
HASIL dan PEMBAHASAN

4.1  Trend Linear
Untuk mencari persamaan Least Square, maka diperlukan nilai-nilai seperti pada tabel di bawah ini yang diperoleh dari rumus berikut:
a = ∑Y / n = 263,19 / 4 = 65,7975
b = ∑XY / ∑X2 =   2,78 / 10 = 0,278


YLinear = 65,7975 + (0,278X)
ELinear = (Y-Ylinear)2

Tahun
Y
X
XY
X2
Ylinear
ErrorL
2009
20.34
-1
-20.34
1
82873.459
6864639270
2010
13.67
1
13.67
1
3420.1492
11604100.46
2011
13.5
2
27
4
3420.706
11609052.99
2012
10.5
3
31.5
9
47.061164
1336.718743
Jumlah
58.01

51.83
15
89761.3754
6887853760

4.2  Trend Kuadrat
Untuk mencari persamaan trend kuadrat, maka diperlukan nilai-nilai seperti pada tabel di bawah ini yang diperoleh dari rumus berikut:
a =
b =
c =


YKuadrat = 8800,0806+ (0,0278X) + (2516,3582X2)
EKuadrat = (Y-YKuadrat)2





Tahun
Y
X
XY
X2
X2Y
X4
YKuadrat
ErrorK
2009
20.34
-1
-20.34
1
20.34
1
16.62804087
13.7786406
2010
13.67
1
13.67
1
13.67
1
16.62804087
8.750005777
2011
13.5
2
27
4
54
16
96554.61225
9320186355
2012
10.5
3
31.5
9
94.5
81
113657.5856
12915660064
Jumlah
58.01

51.83
15
182.51
99
210245.4539
22235846442

4.3  Trend Eksponensial
Untuk mencari persamaan trend eksponensial, maka diperlukan nilai-nilai seperti pada tabel di bawah ini yang diperoleh dari rumus berikut:
a =
b =

YKuadrat = 65,796003 x  1,0042342x

EEksponen = (Y-YEksponen)2

Tahun
Y
X
 log Y
X log Y
Yeksponen
ErrorE
2009
20.34
-1
1.25212455
-1.2521
16.6708683
13.4625272
2010
13.67
1
1.14426277
1.14426
8554.24
72941335.9
2011
13.5
2
1.13033377
2.26067
-285753.6
8.1663E+10
2012
10.5
3
1.10448711
3.31346
154504783
2.3872E+16
Jumlah
58.01

4.6312082
5.46626709
154227600.3
2.38718E+16


4.4  Memilih Trend Terbaik
Berikut ini merupakan hasil dari perhitungan ketiga trend:

Dapat diputuskan bahwa trend ter baik adalah dari trend eksponensial karena nilai errornya lebih kecil dari error yang lainnya yaitu 0,2922256. Dengan demikian dapat diketahui peramalan persentase penduduk miskin di Garut pada tahun 2020 adalah sebagai berikut:

Tahun
Y
X
2009
65,2
-2
2010
65,6
-1
2011
66
1
2012
66,39
2
2013
66,63
3
2014
66,91
4
2015
67,20
5
2016
67,48
6

Jadi, harapan hidup di Garut pada tahun 2016 diperkirakan adalah pada usia sekitar 67 tahun, yang merupakan hasil dari pendekatan berdasarkan trend ekponensial Y2016 = 65,796003 x 1,0042346  = 67,48537337.




BAB V
PENUTUP



5.1 KESIMPULAN

            Kesimpulannya, data  yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Garut mengenai harapan hidup penduduk dari tahun 2009-2012 dapat diramalkan untuk 4 tahun kedepan dengan menggunakan deret waktu dan permalan menggunakan trend linear, kuadrat, dan eksponensial. Ternyata setelah dilakukan analisis terhadap ketiga trend tersebut, maka dapat ditentukan trend yang terpilih adalah trend eksponensial dengan hasil harapan hidup penduduk Garut pada tahun 2016 adalah pada usia 67 tahun.



DAFTAR PUSTAKA

Satria, Eri. 2015. Deret Berkala dan Peramalan.                 

ljkhuahfhakehfahw